Showing posts with label Scrapbook. Show all posts
Showing posts with label Scrapbook. Show all posts
Sunday, 2 June 2013
Scrap-Guest-Book
Sebelumnya aku udah pernah bahas soal scrapbook yang aku buat sendiri untuk maharku. Postingannya bisa diliat di sini. Sekarang, aku mau bahas printilan meritku yang juga ala-ala scrapbook gitu, yaitu buku tamu buat resepsiku nanti. Buku tamu alias guestbook yang dibikin ala scrapbook gitu namanya jadi scrap-guest-book :-)
Sempet galau sih, mending buat sendiri atau order aja scrap-guest-book-nya. Secara aku emang ngotot selalu pengen kerjain semuanya handmade-ku sendiri. Tapi setelah jari keriting ngitung-ngitung cost pake kalkulator pinjeman dari warung sembako sebelah dan ternyata selisih duit yang dikeluarin jauh beda antara order or buat sendiri, maka aku putusin.... ya mendingan order aja lah! #medit
Keputusan ini juga aku ambil setelah pengalamanku yang over budget waktu hias mahar scrapbook-ku. Huhu. Yang bikin nyesek itu harga material scrapbooknya yang 'ngajak ribut' itu, lho! Sakit hati lagi rasanya kalau inget itu! T_T *mewek di pohon toge*
Oke, lanjut! Singkatnya, mulailah aku order ke salah satu vendor craft yang bisa bikinin scrap-guest-book sesuai mauku dengan harga yang amat sangaaaat damai sentosa sejahtera! Untuk sebuah scrap-guest-book yang bisa diisi 300 orang/buku cuma dibandrol dengan harga IDR 65rb aja dan masih dapet promo diskon lagi 10%. So, total kerusakan untuk order 2 biji buku tamu plus ongkirnya nggak sampe IDR 150rb! See? It's so cheap, beibeh! :D
Sesuai tema meritku nanti yang serba maroon dan bernuansa Jawa, scrap-guest-book aku minta dibuatin base warna merah maroon dan ada gambar wayang Rama-Shinta di covernya. Selain itu, sesuai prinsip narsis yang aku anut *plak*, kudu ada foto prewed-ku yang eksis di sampulnya dong, ya! Hoho. Yang unik dari scrap-guest-book ini, covernya dilem dan dilipat sedemikian rupa, jadi scrapbook yang udah dibuat handmade penuh perjuangan itu di covernya tetep bisa keliatan waktu tamu isi bukunya. So pasti, secara nggak langsung juga mukaku dan pipi yang kece dan imut ini bisa senantiasa nampang selalu diliatin tamu yang lagi coret-coretin bukunya! Hahaha! #girang #goyang itik
Nah, berhubung kemarin masih ada sisa bahan scrapbook yang aku beli untuk hiasan mahar, aku iseng aja nempelin bahan-bahan itu di scrap-guest-book yang udah jadi. Sebenernya tanpa ditambahin sih udah bagus. Cuma emang dasar aku aja yang kecentilan kurang gawe. Lagian sayang aja udah beli mehong-mehong, bahannya nyisa gitu malah kebuang! :p #perhitungan
Hehe... ini ujung-ujungnya jadi ada sedikit 'sentuhan' tanganku juga lah, ya? Seneng, seneng, seneng! :D
Semoga ini bisa jadi referensi buat yang lagi pusing nyiapin buku tamu untuk merit, ya! ;-)
Kalau mau order yang kayak beginian, langsung ke tekape ini aja or via FB-nya di sini.
Friday, 24 May 2013
Mahar (yang katanya) ala-ala Scrapbook...
Oke, setelah bahas soal mahar apa yang aku minta dari pipi yang curhatannya bisa diintip di sini, sekarang sesuai janjiku aku mau bahas soal hias maharnya ^^
Kayak yang aku sebutin di postingan sebelumnya soal mahar itu, aku pengen hias maharku sendiri. Kayaknya ribet banget aku jadi bocah, yak? Padahal kan tinggal bayar orang bikinin hiasan maharnya dan selesai. Eum... mungkin karena aku pengen semua yang berhubungan dengan pernikahanku meninggalkan kesan. Kalau aku kerjain semuanya sendiri, termasuk printilan kayak hias mahar gini, ada kepuasan batin yang nggak bakal bisa dibeli dengan uang berapa pun! Hoho! #dramatisir
Well, dari pertama aku pengennya sih bisa hias mahar ala scrapbook. Selain unik karena masih jarang yang hias mahar ala scrapbook (fyi, di kota tempat tinggalku Bandar Lampung, peminat scrapbook masih minoritas banget dan toko yang jual bahan-bahan scrapbook cuma ada sebiji doang), aku liatnya lucu aja gitu kalau mahar dihias ala scrapbook daripada mesti dihias bentuk macem-macem kayak masjid, binatang, orang-orangan, dll. Eits, ini bukan doktrin tapi murni soal selera lho! #sumpah
Scrapbook sendiri berasal dari kata scrap yang dalam Bahasa Inggris artinya barang sisa. Scrapbook merupakan seni kreatif menempelkan foto, barang-barang sisa, dan sejenisnya pada sebuah media (biasanya kertas). Tapi ternyata, biar kata namanya 'scrap', bahan pembuat scrapbook sekarang sih nggak melulu dari barang bekas. Malah sekarang biar lebih cihuy diliat, scrapbook dibuat dengan menggunakan bahan-bahan khusus untuk scrapbooking. Dan berdasarkan pengalamanku yang beli material scrapbook untuk hias mahar di store-nya, aku baru tau ternyata harganya nggak bisa dibilang murce, cyiin! Mungkin juga karena masih belum ada pesaing, owner store-nya sengaja jual dengan harga tinggi. Huhu. Kamu harus siapin budget minimal cepek cuma buat beli bunga-bungaan dan kupu-kupumalam hiasannya. And you know what? Total kerusakan beli semua bahan-bahan scrapbook itu 400rb-an! He-eh, seriusan deh! Ternyata nggak semua yang bekas-bekas itu murah meriah ya, bo?? T_T
Oke, lupakan tragedi dompet yang langsing dalam hitungan detik gara-gara si material scrapbook! Karena emang niat awalnya pengen iseng bikin hias mahar sendiri, apapun resikonya dihadepin aja, deh! Semangat! #hiburdiri
Jadi, bermodal nekad dan jiwa kreatif (baca: kere, aneh, dan aktif) yang nggak wajar, akhirnya aku hiaslah itu mahar yang udah dikasih pipi. So, this is my very first time bikin kerajinan tangan mahar scrapbook kayak gini, dibantu pipi ngerjainnya. Setelah gupek cari referensi dari berbagai sumber, inilah dia hasil prakarya dari ke-ababil-anku yang ajaib ini: mahar (yang katanya) ala-ala scrapbook! :D
Tema maharnya apa, ya? Eum... bunga dan kupu-kupu galau kali, ya? :D
Itu yang gulungin duit-duit kertasnya pipi, lho! Hehe. Bangga deh sama camiku yang mau diajak kerja rodi hias mahar ini! :-*
Btw, secara hasrat narsis yang gede banget #plak, jadilah foto prewed harus ada juga di mahar, duong! Wkwk! Cuma biar kesannya beda dan coba jadi narsis beradab *istilah yang aneh _ _" *, jadilah yang aku tempel cuma foto kaki aku dan pipi aja. Mukanya diumpetin dulu aja, ya? XD
Ini foto-foto pengerjaan dan detailnya mahar scrapbook buatanku ^^
Not bad lah ya untuk amatiran kayak aku? Hoho. Siapa tau ada yang minat pengen dibuatin mahar macem gini, boleh... asaaaaalll, wani piro??? Jiakakak!!!
Siapa tau ada yang pengen ikutan bikin sendiri maharnya ala scrapbook kayak gini, ya monggo aja. Mudah-mudahan bisa jadi referensi buat para bridezilla yang lagi kebingungan pengen dibikin apaan hiasan maharnya. Makasih yang udah mau baca. Update-an tentang prepare meritku lainnya menyusul, ya! :-)
Kayak yang aku sebutin di postingan sebelumnya soal mahar itu, aku pengen hias maharku sendiri. Kayaknya ribet banget aku jadi bocah, yak? Padahal kan tinggal bayar orang bikinin hiasan maharnya dan selesai. Eum... mungkin karena aku pengen semua yang berhubungan dengan pernikahanku meninggalkan kesan. Kalau aku kerjain semuanya sendiri, termasuk printilan kayak hias mahar gini, ada kepuasan batin yang nggak bakal bisa dibeli dengan uang berapa pun! Hoho! #dramatisir
Well, dari pertama aku pengennya sih bisa hias mahar ala scrapbook. Selain unik karena masih jarang yang hias mahar ala scrapbook (fyi, di kota tempat tinggalku Bandar Lampung, peminat scrapbook masih minoritas banget dan toko yang jual bahan-bahan scrapbook cuma ada sebiji doang), aku liatnya lucu aja gitu kalau mahar dihias ala scrapbook daripada mesti dihias bentuk macem-macem kayak masjid, binatang, orang-orangan, dll. Eits, ini bukan doktrin tapi murni soal selera lho! #sumpah
Scrapbook sendiri berasal dari kata scrap yang dalam Bahasa Inggris artinya barang sisa. Scrapbook merupakan seni kreatif menempelkan foto, barang-barang sisa, dan sejenisnya pada sebuah media (biasanya kertas). Tapi ternyata, biar kata namanya 'scrap', bahan pembuat scrapbook sekarang sih nggak melulu dari barang bekas. Malah sekarang biar lebih cihuy diliat, scrapbook dibuat dengan menggunakan bahan-bahan khusus untuk scrapbooking. Dan berdasarkan pengalamanku yang beli material scrapbook untuk hias mahar di store-nya, aku baru tau ternyata harganya nggak bisa dibilang murce, cyiin! Mungkin juga karena masih belum ada pesaing, owner store-nya sengaja jual dengan harga tinggi. Huhu. Kamu harus siapin budget minimal cepek cuma buat beli bunga-bungaan dan kupu-kupu
![]() |
| Bahan-bahan scrapbook yang begituan doang mahalnya aje gile jungkir balik jengkang! |
Oke, lupakan tragedi dompet yang langsing dalam hitungan detik gara-gara si material scrapbook! Karena emang niat awalnya pengen iseng bikin hias mahar sendiri, apapun resikonya dihadepin aja, deh! Semangat! #hiburdiri
Jadi, bermodal nekad dan jiwa kreatif (baca: kere, aneh, dan aktif) yang nggak wajar, akhirnya aku hiaslah itu mahar yang udah dikasih pipi. So, this is my very first time bikin kerajinan tangan mahar scrapbook kayak gini, dibantu pipi ngerjainnya. Setelah gupek cari referensi dari berbagai sumber, inilah dia hasil prakarya dari ke-ababil-anku yang ajaib ini: mahar (yang katanya) ala-ala scrapbook! :D
![]() |
| Mahar sebelum dibingkai |
![]() |
| Maharnya udah dibingkai jadinya begini :-) |
![]() |
| Yang ini juga lebih jelasnya mahar yang udah dibingkai ^^ |
Tema maharnya apa, ya? Eum... bunga dan kupu-kupu galau kali, ya? :D
Itu yang gulungin duit-duit kertasnya pipi, lho! Hehe. Bangga deh sama camiku yang mau diajak kerja rodi hias mahar ini! :-*
![]() |
| Hasil perasan keringat pipi, nih! Sugoi chayanx mimi! ^^ |
![]() |
| Kerja kerasnya camiku yang gulungin duitnya ^^ |
Btw, secara hasrat narsis yang gede banget #plak, jadilah foto prewed harus ada juga di mahar, duong! Wkwk! Cuma biar kesannya beda dan coba jadi narsis beradab *istilah yang aneh _ _" *, jadilah yang aku tempel cuma foto kaki aku dan pipi aja. Mukanya diumpetin dulu aja, ya? XD
![]() |
| Kaki-kaki yang eksis :p |
Ini foto-foto pengerjaan dan detailnya mahar scrapbook buatanku ^^
Not bad lah ya untuk amatiran kayak aku? Hoho. Siapa tau ada yang minat pengen dibuatin mahar macem gini, boleh... asaaaaalll, wani piro??? Jiakakak!!!
Siapa tau ada yang pengen ikutan bikin sendiri maharnya ala scrapbook kayak gini, ya monggo aja. Mudah-mudahan bisa jadi referensi buat para bridezilla yang lagi kebingungan pengen dibikin apaan hiasan maharnya. Makasih yang udah mau baca. Update-an tentang prepare meritku lainnya menyusul, ya! :-)
Subscribe to:
Posts (Atom)
























