Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tuesday, 31 July 2012

Cupcake MENTALNESS!!


Okay so remember these Rainbow Death Cupcakes?



So my boyfriend went off to see a boring-ass movie with Wayne, while me and Jenny had some much needed nail painting times. Jenny likes dark things, like sketchy fairies and mushrooms and shimmery purple stuff, as opposed to pretty hearts and rainbow sweetness but she said I could do whatever I wanted.

Whoever I'm painting, I still like to try and suit their style and sense of taste so I just had this random thought and I said, let's change the absolute fuck out of the Rainbow Death Cupcakes and make them less "Me" and more "You"!!!
So it kinda got dark halfway through and the lighting in the kitchen was REALLY crap. I feel quite proud that I managed to somehow still paint. Halfway through this half lit epic concentrated struggle, Jenny realised she had a lamp, retrieved it and we all lived happily ever after!

Here's my "Sketchy Skull Fairy Cakes"


The possibilities are endless with cupcakes. The possibilities are endless with animal print too.
OMG it's just too exciting to handle.

But now I want to make real life animal print sketchy cupcakes. I wonder if anyone would eat them.
I would xD




Friday, 13 July 2012

Friday the 13th: Fakta atau Mitos?

Hari ini Jumat tanggal 13 Juli 2012. Singkatnya, Friday the 13th. Sebagian orang percaya kalau tanggal 13 yang jatuh di hari Jumat adalah pertanda kesialan. Khususnya bagi masyarakat barat. Ketakutan akan hari Jumat tanggal 13 disebut paraskavedekatriaphobia atau paraskevidekatriaphobia, yang merupakan bentuk khusus dari triskaidekafobia, atau fobia (ketakutan) terhadap angka 13. Fiuuh... lidah gue sampai kelipet-lipet nyebut istilahnya.

Gue pribadi menganggap, angka berapa pun dan hari apa pun, sama baiknya. Masalah sial atau nggak sial, itu sih takdir masing-masing. Tapi sekedar membahas soal Friday the 13th memang menarik buat sebagian orang, termasuk gue. Nah, ini gue kasih 13 fakta (atau mitos?) seputar angka 13:

1. Mantan Presiden AS, Franklin D. Roosevelt, ternyata nggak pernah bepergian pada tanggal 13 dan nggak pernah menjamu tamu yang jumlahnya 13 orang. Pastinya, dia memilih berdiam diri pada hari Jumat tanggal 13.

2. Beberapa malware aktif setiap hari Jumat tanggal 13. Salah satunya, virus Jerusalem yang menyerang ekstensi file .com dan .exe.

3. Faktanya, banyak rumah sakit dan hotel yang nggak punya kamar dengan nomor 13.

4. Kesialan dan berbagai mitos seputar hari Jumat tanggal 13 mengilhami dirilisnya film "Friday the 13th" di tahun 1980 dan menjadi femomenal sampai sekarang.

5. Memotong rambut di hari Jumat tanggal 13 sangat dilarang, karena bisa mendatangkan kematian bagi seorang anggota keluarga.

6. Seseorang yang lahir pada hari Jumat tanggal 13, akan sial sepanjang hidupnya.

7. Nggak ada jalan di Amerika yang memiliki nama 13th Street atau 13th Avenue.

8. Dalam balap mobil Formula 1, nggak ada mobil bernomor 13. Nomor ini sengaja dihilangkan setelah terjadi dua kali kecelakaan mobil bernomor 13.

9. Kalau pada hari Jumat tanggal 13 ada prosesi pemakaman lewat di depan kamu, itu pertanda kamu bakal segera meninggal.

10. Jarang banget bandara dan pesawat yang punya gate ke-13 dan lorong ke-13.

11. Tragedi berdarah di Indonesia, Semanggi I, terjadi pada hari Jumat tanggal 13 November 1998.

12. Banyak gedung dan bangunan yang sengaja menghilangkan lantai ke-13, termasuk di Indonesia.

13. Kartu Tarrot ke-13 adalah kematian, disimbolkan oleh Grim Ripper 13.

Well, itu tadi 13 fakta atau mitos--terserah kamu menanggapinya--tentang angka 13. Menurut gue, untuk menghindari kesialan yang kamu percaya bakal terjadi setiap tanggal 13 di hari Jumat, cukup dengan menghilangkan semua sugesti-sugesti buruk itu dari pikiran kamu. Semua itu bener-bener nggak baik buat kesehatan. Yang ditakutin adalah kamu mulai percaya sama hal-hal yang nggak jelas dan menyepelekan takdir Tuhan. Hehe.

So, Friday the 13th: fakta atau mitos? Jawabannya ada di diri masing-masing :-)

Source: berbagai sumber

Thursday, 12 July 2012

Lupa is in My Blood

Lupa adalah penyakit menahun gue yg reseh. Banyak hal yg baru aja gue alamin kemarin atau lusa, tiba2 bisa gue lupain hari ini. Apalagi soal jalan. Jangan harap gue bisa inget jalan sekaligus namanya cuma dg sekali lewat. Butuh latihan berhari-hari dulu smp gue bener2 bisa inget ke mana dan di mana jalan itu ada. Dan soal yg satu itu, gue akhirnya kasih julukan ke diri gue sendiri: "Peta Buta".

Penyakit lupa gue ini kambuh lagi pagi ini. Ini bukan soal jalan, tapi botol shampoo. Ada botol shampoo kosong yg harusnya udh gue buang dari beberapa hari lalu. Gue malah udh re-purchase shampoo yg sama sejak isi si botol abis. Bagi gue, botol yg udh kosong ya mending dibuang aja. Daripada menuh2in. Gue bukan kolektor botol shampoo kosong, atau bisa dibilang otak gue kurang kreatif buat nyulap tuh botol biar lebih guna. Paling banter botol kosong itu gue pake buat nimpuk kecoak yg tiba2 nongol di kamar mandi. Kecoaknya juga nggak bakal sampai mati, paling cuma shock. Secara botolnya kosong.

Botol yg abis itu gue taruh gitu aja di deket botol sabun handwash. Maksud gue--beberapa hari yg lalu itu--bakal gue buang si botol kosong itu abs gue mandi. Tapi si pelupa yg bodoh ini nggak ngelakuin itu. Botol itu teronggok gitu aja di sana smp gue kelar mandi hari itu, hari berikutnya, hari berikutnya dari hari berikutnya, dan seterusnya. Yg lebih bodoh lagi, tiap kali gue masuk kamar mandi untuk sekedar cuci muka, cuci tangan, atau gosok gigi, gue sebenernya selalu inget untuk ngebuang botol itu. Secara botol itu gue taruh di atas pinggiran bak, yg secara otomatis persis depan muka gue. Tapi tiap kali gue udh selesai ngelakuin ritual di kamar mandi, lagi2 gue lupa. Lupa buat mungut tuh botol dan buang ke kotak sampah. Sesimpel itu.

Tadi malem, waktu gue cuci muka+gosok gigi, gue pandangin aja tuh botol. Gue niatin tulus dlm hati kl gue kali itu nggak bakal lupa lagi buat ngebuang si botol. Dan apa yg terjadi, saudara2? Yak! Botol itu tetep bertengger cihuy di tempat yg sama, nggak bergeser sesenti pun. Gue lupa lagi. Lupa buat mungut tuh botol dan buang ke kotak sampah. Sesimpel itu.

Sampai akhirnya pagi ini, waktu gue masuk ke kamar mandi, gue melotot liat tuh botol masih nangkring dg aduhai di tempat yg itu2 aja. Rasanya pengen gue omelin tuh botol, "buang diri, kek, sana ke kotak sampah! Bosen gue liat elo!". Tapi apa daya, si botol cuma diem. Kalau aja botol bisa ngomong, dia mungkin bakal jawab dg singkat, padat, dan ngeselin, "BEGO!".

Daaaaan... karena gemes liat tuh botol nggak minggat2 dari tempatnya, akhirnya gue pungut tuh botol terus gue buang dg binal ke kotak sampah. Abis itu baru deh gue mandi. Problem solved!!!! Heran, kenapa coba nggak gue lakuin ky gitu dr kemaren2? Dan, si botol pun menjawab lagi, "bego berkelanjutan!".

Nah, untuk saat ini, penyakit lupa gue pun akhirnya kelar dg happy ending. Cuma gue nggak tau hal2 apa lagi yg bakal buat penyakit ini kumat. Dan oiya, soal "Peta Buta" itu, gue nggak bercanda. Sampai detik ini, gue masih juga lupa arah rumah temen-temen gue di Way Kandis. Padahal gue udh temenan dari SMP dan ke rumah mereka pun nggak cuma sekali-dua kali. Jarak antara Way Kandis dan rumah gue di Way Halim pun nggak jauh. Bahkan GPS pun mungkin nggak bisa bantu gue. Karena gue juga lupa gimana cara baca GPS.